Khutbah Jumat - Seni Merayu Allah Swt.

Khutbah Pertama الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الْمَحَبَّةَ أَعْلَى مَقَامَاتِ الْعِبَادَةِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah, Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kita, memberi kita hidup, memberi kita iman, dan memberi kita kesempatan untuk mendekat kepada-Nya. Salawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarganya, para sahabatnya, serta kepada kita semua yang berusaha mengikuti jejak langkah beliau hingga akhir zaman. Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, Dalam perjalanan kita sebagai seorang hamba menuju Allah, seringkali kita terjebak dalam dua cara berpikir yang berbeda dalam beribadah. Ada orang yang beribadah seperti s...

Tipologi Beragama


  1. Ekslusivisme, suatu pandangan bahwa ajaran yang paling benar hanyalah agama yang dipeluknya, agama lain sesat dan wajib untuk dikikisnya, baik agama atau pemeluknya dinilai terkutuk dalam pandangan Tuhan
  2. Inklusivisme, berpandangan bahwa diluar agama yang dipeluknya, juga terdapat kebenaran, meskipun tidak seutuh dan sesempurna agama yang dipeliknya
  3. Pluralisme, berpandangan bahwa secara teologis, pluralitas agama dipandang sebagai suatu realitas niscaya, yang masing-masing berdiri sendiri, sejajar, sehingga semangat misionaris atau dakwah menjadi tidak relevan
  4. Elektivisme, sikap keberagamaan yang berusaha memilih dan mempertemukan berbagai segi ajaran agama yang dipandang baik dan cocok untuk dirinya sendiri;
  5. Universalisme, beranggapan bahwa pada dasarnya semua agama adalah satu dan sama.

Komentar