Postingan

Meja Makan Bu Febri

Ketika pertama kali bertemu Bu Febri di kantin basement kantor, Maret 2023 lalu, saya mendapati kesan bahwa ia adalah sosok yang judes, galak, dan dingin. Waktu itu Pak Ario memperkenalkan saya sebagai staf baru, dan responnya nampak biasa saja. Tidak nampak antusias, tidak nampak menyambut, biasa saja. Saat itu ia sedang menikmati menu takjil, kebetulan kami berkenalan di saat acara buka puasa bersama. Tentu saja kudapan takjil lebih menggoda dibanding berkenalan dengan staf baru ini. Setelah basa-basi pendek soal nama panggilan saya, pertanyaan pertamanya menggelegar cepat: “Lu bisa ngedit video, gak? Kalo bisa, nanti bisa bantuin Arya di Pensosbud.” Saya gak tahu jawaban apa yang ia harapkan dengan pertanyaan “bisa ngedit video”, dan saya tidak tahu siapa manusia bernama “Arya” tersebut. Apakah yang dimaksud adalah sebatas cut & trim video , atau editing sebagaimana jika ia melihat konten video Bu Retno Marsudi yang saat itu masih Menteri Luar Negeri. Waktu itu saya belum menjaw...

Sekelumit Cerita Membesarkan Anak di Amerika

Gadis Kretek: Novel vs Series, Lebih Seru Mana?

Pahami Prinsip Dasar Kepemimpinan Dengan Mudah!

Review Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar

Putri Ariani dan Menciptakan Inklusivitas di Sekitar Kita

Mengukur Panas Musim Panas di Amerika

Tiga Kondisi Penghalang Ketakwaan - Khutbah Jumat

Oleh-Oleh dari Perkampungan West Virginia

Guru Cerdas Finansial: Agar Sejahtera Meski Gaji di bawah Rata-Rata

Menjembatani Hari Ini dan Lima Tahun Lalu

Memahami Kebesaran Allah Swt. - Khutbah Jumat