Postingan

Musik Iman Ulle yang menyatukan

Saya tak mengira bahwa perkenalan saya dengan Gin Ginanjar akan diakrabkan oleh obrolan seputar Iman Ulle, seorang seniman asal Purwakarta yang karya-karyanya begitu lekat dengan sosok Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta yang nyentrik itu. Pak Gin, atau A Gin-Gin, begitulah orang-orang memanggilnya, adalah seorang guru seni yang kebetulan bekerja di tempat yang sama dengan saya. Minggu lalu, kami diharuskan ikut kegiatan orientasi yang diadakan yayasan tempat kami bekerja selama dua hari penuh. Sedikit banyak kegiatan itu membuat kita jadi lebih sering ngobrol dan sedikit banyak berbagi cerita masing-masing. Dari yang awalnya nyari barengan yang kenal biar ada teman ngobrol selama acara, tak dikira bahwa topik Iman Ulle akan muncul sebagai titik tolak bagaimana kami bisa ngobrol lebih banyak lagi. Sebab tanpa poin itu, saya gak tahu harus ngobrolin apa dengan Pak Gin. Ngomongin musik, jelas-jelas saya tak paham soal itu. Nyanyi gak bisa, main alat pun tak mampu. Tak ada satupun alat

Catatan Safari Literasi Gol A Gong yang tidak seru

Cerita Sebelum Tes SKD CPNS 2021

Gotong Royong Benerin Jalan di Momentum Agustusan

Cara Mengurus Penyetaraan Ijazah Luar Negeri di Kementerian Agama

Orang Tua yang Berbakti kepada Anaknya

Kenapa gak produktif ngeblog lagi?

Berkunjung ke Rumah Adhi

Catatan awal Juni

Review Buku Hukum Internasional by Prof. Dr. Boer Mauna

Seni Mengontrol Diri bersama Filosofi Teras by Henry Manampiring

Pengalaman Wawancara Kerja di Kedubes Suriah Jakarta

Mengurai kenangan di kafe-kafe Kairo

Memahami Revolusi Arab secara lebih matang | The Arab Spring by Ahmad Sa...

Viral! Mahasiswa Indonesia Tiktokan di Mesir!

Di balik pernikahan Teh Euis dan Mas Fardan

Mari Kita Ngomongin Korona