Turats: Mengungkit Masa Lalu, Menerka Masa Depan

Kegiatan saya di hari Minggu malam ini adalah mengikuti Webinar Sejarah Perkembangan Karya Intelektual (turats) Islam di Nusantara yang diadakan Kampus Sanad. Webinar ini dinarasumberi oleh Ahmad Ginanjar Sya'ban, atau dulu saya 'diajari' untuk memanggilnya dengan nama Kang Aceng. Beliau seorang dosen, peneliti, filolog, seorang pro yang nampaknya sudah tertasbih sebagai seseorang yang tidak lengkap kita membicarakan turats nusantara jika tanpa kehadirannya.  Webinar ini dimulai pada pukul 19.15 sampai 20.30-an lebih sedikit. Dalam durasi yang singkat itu, ada banyak uraian panjang yang saya kira bisa menjadi bab-bab tersendiri sebagai materi webinar tersendiri. Bayangkan, yang kita bicarakan adalah sejarah panjang dunia manuskrip dari abad entah kapan (dalam kenusantaraan mungkin dari abad 16 atau 17-an) sampai masa kini, dengan berbagai dinamikanya tidak mungkin bisa dibahas paripurna dalam waktu satu jam. Tapi sebagai memoar, izinkan saya mencatat apa yang saya tangkap d

Doktrin Kepercayaan Dalam Islam


1. Pengertian
  • Kata doktrin berasal dari kata “ doctrine ” yang berarti ajaran, norma yang diambil dari wahyu yang diturunkan Tuhan, atau pemikiran mendalam dan filosofis yang diyakini mengandung kebenaran
  • Kepercayaan artinya anggapan atau keyakinan bahwa sesuatu yang dipercayai itu benar atau nyata
  • Doktrin kepercayaan artinya suatu ajaran tentang keyakinan bahwa sesuatu yang dipercayai itu benar atau nyata
2. Doktrin Kepercayaan Dalam Islam
  1. Iman Kepada Allah; Doktrin kepercayaan yang paling dasar dalam Islam adalah Kepercayaan kepada Allah, tidak dapat ditawar-tawar lagi.
    Bentuk pernyataan pengakuan terhadap Allah berimplikasi pada pada pengakuan lainnya yang berhubungan dengannya. Seperti dzat Allah, sifat-sifat Allah, kehendak Allah, perbuatan (af’al Allah ) ia merupakan refleksi dari Tauhid Allah yang menjadi inti ajaran Islam.


  2. Iman Kepada Malaikat Allah; Malaikat adalah makhluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah.
    Doktrin iman kepada malaikat merupakan keyakinan adanya malaikat, dan merupakan bagian dari rukun iman.
    Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, Allah menciptakan mereka dari cahaya.
    Malaikat selalu taat kepada-Nya, tidak pernah berdosa.  Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.

  3. Iman Kepada Kitab Allah; Iman kepada Kitab Allah, artinya mempercayai dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi atau rasul yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia; Kitab-kitab terbagi menjadi dua jenis : tertulis (Taurat, Zabur, Injil, Alquran) dan tidak tertulis (Alam Semesta).

  4. Iman Kepada Rasul Allah
  5. Iman Kepada Hari Akhir
  6. Iman Kepada Takdir Allah
3. Doktrin keimanan yang dinyatakan dalam Alquran

  • Allah itu Esa
  • Allah tak punya sekutu
  • Segala makhluk mengabdi dan meminta pertolongan kepada-Nya
4. Dalil kemustahilan menemukan wujud Allah : QS. Al-An'am ayat 103
5. Argumen keberadaan Allah yang mendukung keberadaan Tuhan

  • Alam semesta ada dari yang tidak ada (creatio ex-nihilo)
  • Alam semesta ini berasal dari sel (jauhaar) yang merupakan inti
  • Alam semesta ini ada yang menciptakan
6. Kalimat Toyyibah adalah suatu pernyataan pengakuan tentang keberadaan Allah Yang Maha Esa, dan merupakan bagian dari lafadz syahadatain yang harus diucapkan oleh seseorang yang hendak masuk islam.

Komentar