Khutbah Jumat - Seni Merayu Allah Swt.

Khutbah Pertama الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الْمَحَبَّةَ أَعْلَى مَقَامَاتِ الْعِبَادَةِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah, Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kita, memberi kita hidup, memberi kita iman, dan memberi kita kesempatan untuk mendekat kepada-Nya. Salawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarganya, para sahabatnya, serta kepada kita semua yang berusaha mengikuti jejak langkah beliau hingga akhir zaman. Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, Dalam perjalanan kita sebagai seorang hamba menuju Allah, seringkali kita terjebak dalam dua cara berpikir yang berbeda dalam beribadah. Ada orang yang beribadah seperti s...

Menikahi Ramadan

doaku telah mengkhitbahmu

merindumu dalam sujud para syuhada
mencintamu dalam dzikir para ambiya
ku persunting namamu
di atas tanah lailatul qodar
di atas sayap-sayap penuh harapan
denganmu, aku ingin membawa restu
menyerahkannya pada ridwan
meminta surga untuk sebuah bulan madu
pada tubuhmu, aku berpesta
: sebotol doa, sepiring dzikir,
sesuap tadarus, segelas qiyamullail
lalu aku tumpah, lebam
dalam pangkuan nuzulul quran
aku tak ingin mentalaqmu
mencintamu adalah keabadian

2011
Puisi ini telah memenangkan Lomba Menulis Puisi Kuntum Mekar Pikiran Rakyat 2011

Komentar