Meja Makan Bu Febri

Ketika pertama kali bertemu Bu Febri di kantin basement kantor, Maret 2023 lalu, saya mendapati kesan bahwa ia adalah sosok yang judes, galak, dan dingin. Waktu itu Pak Ario memperkenalkan saya sebagai staf baru, dan responnya nampak biasa saja. Tidak nampak antusias, tidak nampak menyambut, biasa saja. Saat itu ia sedang menikmati menu takjil, kebetulan kami berkenalan di saat acara buka puasa bersama. Tentu saja kudapan takjil lebih menggoda dibanding berkenalan dengan staf baru ini. Setelah basa-basi pendek soal nama panggilan saya, pertanyaan pertamanya menggelegar cepat: “Lu bisa ngedit video, gak? Kalo bisa, nanti bisa bantuin Arya di Pensosbud.” Saya gak tahu jawaban apa yang ia harapkan dengan pertanyaan “bisa ngedit video”, dan saya tidak tahu siapa manusia bernama “Arya” tersebut. Apakah yang dimaksud adalah sebatas cut & trim video , atau editing sebagaimana jika ia melihat konten video Bu Retno Marsudi yang saat itu masih Menteri Luar Negeri. Waktu itu saya belum menjaw...

Sumber Ajaran Islam : Alquran


1. Pengertian Alquran
  • Al-Jurjani mengatakan, Alquran adalah, (kitab) yang diturunkan kepada Rasulullah, yang ditulis di dalam Mushaf, diriwayatkan secara mutawatir tanpa ada keraguan;
  • Abu Syahbah, berkata Alquran adalah, kitab Allah yang diturunkan, baik lafadz maupun maknanya, kepada nabi terakhir, Muhammad SAW, yang diriwayatkan secara mutawatir, penuh dengan kepastian dan keyakinan (akan kesesuaiannya dengan yang diturunkan kepada Muhammad) yang ditulis dalam mushaf, mulai dari awal shurah al-Fatihah [1] sampai dengan surah al-Nas [114]
  • Al-Qathan, al-Quran adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad yang jika dibaca menjadi Ibadah;

2. Proses  Turunya Alquran
  • Para ulama menyepakati, bahwa Alquran diturunkan secara berangsur (al-tadaruj), yaitu dalam tempo 22 tahun, 2 bulan 22 hari.
  • Turunya al-Quran yang pertama kali pada malam 17 Ramadhan tahun 41 kenabian sampai dengan 9 Djulhijjah, Haji Wada’ (haji terakhir Rasulullah), pada tahun ke-63 dari kelahiran Nabi, atau tahun 10 Hijriyah.

3. Al-Qathan (Hikmah diturunkanya Alquran Berangsur)
  • Memantapkan hati Muhammad;
  • Menentang dan melemahkan para penentang Alquran;
  • Memudahkan untuk dihafal dan dipahami;
  • Mengikuti setiap kejadian (yang karenanya ayat-ayat Alquran diturunkan) dan melakukan penahapan dalam menetapkan syariat; 
  • Membuktikan dengan pasti bahwa Alquran diturunkan dari Allah yang Maha Bijaksana.
4. Fungsi Alquran
  • Al-Huda, Petunjuk bagi manusia secara umum, (QS. Al-Baqarah ayat 185), Alquran berfungsi sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, (QS. Al-Baqarag ayat 2), petunjuk bagi orang-orang yang beriman (QS. Fusilat ayat 44);
  • AL-Furqan, Alquran menjadi pembeda antara yang hak dan yang batil, QS. Al-Baqarah ayat 185
  • Al-Syifa, bagi penyakit-penyakit yang ada dalam dada manusia (psikologis), (QS. Yunus ayat 57)
  • Al-Mauidzah, bagi orang-orang yang bertakwa, (QS. Ali Imran ayat 138)

5. Pokok-Pokok Kandungan Alquran
  • Aqidah; Berisi tentang konsep keyakinan kepada Allah swt
  • Ibadah; Berisi tentang konsep beribadah kepada Allah
  • Muamalah; Berisi tentang tata pergaulan dan interkasi dengan sesama manusia, dan kegiatan2 lainnya
  • Hukum; Berisi tentang hukum-hukum yang wajib dipatuhi oleh semua
  • Akhlak; Berisi tentang bagaimana cara berprilaku bagi manusia dalam kehidupan baik dengan sesama, degan Allah mupun degn lingkungan

6. Kisah Umat Terdahulu
  • Isyarat pengembangan IPTEK
  • Makna etimologi, disebut al-Sunnah, al-Khabar, al-Atsar. Bermakna al-Jadid, al-Khabar dan al-Qarib;
  • Makna terminologi, Segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi baik ucapan, perbuatan, ketetapan (taqrir), maupun sifat.
  • Sunnah, Segala sesuatu yang bersumber dari Rasulullah, baik berupa ucapan, perbuatan, taqrir, sifat khalaqiyah atau khuluqiyah, mapun perjalanan hidupnya baik sebelum mapun sesudah menjadi rasul;


Komentar