Seni Menyampaikan Substansi dalam Tulisan

Tesis: Meletakkan Ide ke dalam Kalimat Bagian terpenting dari sebuah argumen adalah substansinya, inti dari argumen, gagasan utama yang hendak dikomunikasikan, atau poin utama yang hendak dibuktikan. Hal ini seringkali disebut juga dengan sebutan Tesis: sebuah pernyataan argumentatif yang disajikan dalam satu kalimat deklaratif. Langkah pertama dalam membuat tulisan persuasif adalah dengan menuliskan satu kalimat utama yang menjadi ruh utama dalam argumen yang dibuat. Sebagai contoh, kalimat tesis yang bisa dibuat adalah: Pendidikan Lingkungan Hidup adalah Pelajaran Ideal untuk Mengenalkan Alam ke Siswa Didik Setelah punya pernyataan yang jelas dan substansial, tulisan argumen pun siap dibangun untuk memperkuat gagasan tersebut. Mode-Mode Penyampaian Sejak zaman Aristoteles, para retorikawan telah mengidentifikasi tiga mode utama penyampaian yang dapat kita gunakan untuk meyakinkan audiens. Aristoteles menyebutnya dengan istilah "bukti seni," karena mode-mode ini membutuhkan

Hadis Keutamaan Belajar dan Mengajarkan Al-Qur'an

 (Hadis Nomor 10 dalam Kitab Arbain Ilmiyyah)


عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ رضي الله عنه قَالَ: 

Dari Utsman bin Affan ra. berkata:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

Rasulullah saw. bersabda:

إنّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Sesungguhnya yang paling baik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya (kepada orang lain).

أخرجه البخاري في باب خيركم من تعلم القرآن والترمذي في باب ما جاء في تعليم القرآن والنسائي في باب من تعلم القرآن ابن ماجه في بَاب فَضْلِ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

(Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Imam Tirmidzi, Imam Nasa’i, dan Ibnu Majah dalam bab yang berbeda-beda)

Rasulullah secara implisit dan eksplisit mendorong kita untuk menjadi ahli Al-Qur'an, yaitu dengan cara mempelajarinya, dan mengajarkannya kepada orang lain tatkala kita sudah mengetahui tentang Al-Qur'an meski tentang hal terkecilnya. Hal ini merupakan tanggung jawab kita selaku muslim yang setiap hari mengakui Al-Qur'an sebagai kitab suci kita. Karenanya, mempelajari Al-Qur'an sudah menjadi keharusan. Mulai dari mempelajari cara bacanya, makna dan tafsirnya, hukum-hukumnya, dan hikmah-hikmah yang tersimpan di balik setiap ayat.

Hadis ini juga menunjukkan prioritas dalam mencari ilmu. Jika ada sekelompok orang yang sedang mencari ilmu di bidang yang berbeda-beda, maka seseorang yang memilih untuk mempelajari Al-Qur'an, lalu kemudian mengajarkan ilmunya kepada yang lain, ia akan memiliki derajat yang lebih tinggi dibanding yang lain.

Komentar