Ada cerita apa dua minggu di Pare?

Suatu pagi, anak-anak di penginapan tidak bisa mandi karena air tidak mengalir. Kebetulan saya adalah satu-satunya yang sudah mandi pagi itu. Kira-kira ada tiga puluh orang penghuni penginapan itu yang hari itu berangkat ke kelas tanpa mandi pagi. Usut punya usut, ternyata air mati bukan karena ada pemutusan aliran oleh pemerintah, tapi karena colokan jetpump-nya saya cabut dan saya ganti untuk nyolok dispenser. Saya gak tahu kalau colokan itu adalah colokan jetpump air satu penginapan. Bagian terparahnya adalah ada salah satu anak yang lagi buang air dan tiba-tiba airnya mati sebelum WC-nya di-flush. Anak-anak heboh sampai Pak Tara, rekan saya, harus ngakutin air pake ember dari kolam renang. Itulah salah satu dosa saya ketika jadi pembimbing anak-anak selama di Pare beberapa waktu lalu.    Pada 20 Mei lalu, saya membersamai anak-anak SMP tempat saya mengajar dalam sebuah program intensif bahasa Inggris di Pare, Kediri, selama dua pekan. Dua minggu tersebut punya banyak cerita dan &qu

Mengenal PR Writing



  • Menulis adalah salah satu pekerjaan yang tak bisa terhindarkan dari seorang praktisi Humas/Public Relation. Yang perlu dicatat adalah PR Writing bukanlah iklan, meskipun isinya tentang suatu produk atau jasa. Perbedaannya ada pada tujuan dari penulisan itu sendiri. PR writing bertujuan untuk melakukan komunikasi atau persuasi, bukan menjual. 
  • PR writing bukanlah jurnalistik. Isinya tidak bisa netral atau objektif, bersifat persuasif, dan punya peran advokasi. 
  • Meskipun bukan jurnalistik, PR writing bukanlah penulisan fiksi. Ia berdasarkan fakta, non-fiksi, biasanya bersifat lugas, langsung ke poin, mudah dimengerti, dan secara umum selalu bersifat "secepatnya". 
  • Target dari PR writing antara lain diperuntukan untuk karyawan perusahaan tempat si praktisi bekerja, komunitas/masyarakat, pelanggan, pemegang saham, dan forum investasi/analis.
  • Faktor-faktor dalam tulisan yang persuasif (jika bertujuan untuk persuasi audiens):
    • Analisis audiens
    • Kredibilitas sumber
    • Sesuai dengan self-interest
    • Waktu dan konteks
    • Saran berupa tindakan
    • Konten dan struktur
    • Kejelasan pesan

Kredibilitas Sumber
Suatu pesan akan lebih dipercayai oleh publik jika memiliki sumber yang kredibel. Salah satu cara untuk menunjukkan kredibilitas sumber adalah dengan mencantumkan informasi atau kutipan dari seseorang yang dipercaya sebagai ahli.
Penulis Humas harus memikirkan tentang siapa yang paling kredibel, ahli, dan dihormati sebagai juru bicara yang bisanyanya memberikan informasi kepada publik. Tokoh ini bisa seorang presiden, CEO, CFE, selebriti, atau ahli di bidang tertentu.

Sesuai dengan Self-Interest
Penulis Humas harus mempertimbangkan apa yang diinginkan oleh publik. Misalnya, suatu rilis berita dari perusahaan makanan harus fokus pada bagaimana produknya dikembangkan dan didistribusikan kepada pelanggannya. Tapi ketika rilis tersebut akan diberikan kepada media cetak harian atau media massa berupa majalah yang bisa dibaca banyak kalangan, rilisan harus fokus pada nilai nutrisi, kualitas, dan harga yang ditawarkan. 

Konten dan Struktur
Ada beberapa teknik yang bisa ditempuh untuk menyampaikan suatu pesan agar lebih persuasif, antara lain: drama (biasanya publik lebih termotivasi oleh gaya penceritaan dan teatrikal), statistik, survey, contoh kasus, testimoni, dan ketertarikan emosional.

Mengapa suatu pesan bisa gagal mempersuasi?

  • Terlalu memberi penekanan pada kebutuhan perusahaan, bukan pelanggan.
  • Menyampaikan banyak fitur tanpa manfaat.
  • Tidak menjawab pertanyaan "apa menariknya bagi saya?".
  • Terlalu banyak jargon.
  • Tidak ada panggilan untuk aksi.
  • Tidak ditujukan ke target audien.
  • Gagal menguatkan pesan.
  • Kaidah penulisan yang kacau.

Tipe-tipe panulisan atau naskah PR dapat dibagi menjadi dua bagian:

  1. Berkaitan dengan Media Relations/Press Relations, seperti naskah press release (siaran pers), advertorial, dan press conference (press kit/media kit).
  2. Berkaitan dengan media promosi, informasi, dan komunikasi perusahaan/organisasi, seperti naskah untuk dipublikasikan di newsletter, in house magazine/Company Magazines, naskah laporan tahunan (annual report), company profile, leaflet, booklet, brosur, dan sebagainya.



Komentar