Postingan

Cancelling Recoil, seni menolak distraksi ketika malas baca buku

Kemarin hari (Kamis, 15/10) saya ikut zoom meeting kelas Reading Enthusiasts yang diadakan yayasan tempat saya bekerja, yang bekerja sama dengan sebuah lembaga public speaking asal Jogja. Ada grup whatsapp-nya, ada agenda mingguannya. Katanya sih ini program buat yang suka baca buku, atau mungkin mengakarkan budaya membaca di kalangan para staf yayasan. Saya agak terlambat masuk grup ini karena tiba-tiba saja disuruh gantiin atasan yang berhalangan hadir. Saya gak nge-set ekspektasi apa-apa soal orang-orang di grup ini, utamanya soal budaya membaca. Gak tau kenapa, semacam udah tau lah definisi orang-orang menerjemahkan literasi baca tulis di kota kecil ini. Yang udah-udah juga seringkali bikin kecewa karena ekspektasi sendiri. Dan memang benar saja, grup ini bukan komunitas orang-orang yang suka membaca, tapi grup motivasi supaya mau membaca. Baru mau. Sehingga pas mentornya nanya, minggu ini pada baca buku apa, tak satu pun ada yang menjawab. Kalau tidak ada yang dibaca, lalu apa yan

Musik Iman Ulle yang menyatukan

Catatan Safari Literasi Gol A Gong yang tidak seru

Cerita Sebelum Tes SKD CPNS 2021

Gotong Royong Benerin Jalan di Momentum Agustusan

Cara Mengurus Penyetaraan Ijazah Luar Negeri di Kementerian Agama

Orang Tua yang Berbakti kepada Anaknya

Kenapa gak produktif ngeblog lagi?

Berkunjung ke Rumah Adhi

Catatan awal Juni

Review Buku Hukum Internasional by Prof. Dr. Boer Mauna

Seni Mengontrol Diri bersama Filosofi Teras by Henry Manampiring

Pengalaman Wawancara Kerja di Kedubes Suriah Jakarta

Mengurai kenangan di kafe-kafe Kairo

Memahami Revolusi Arab secara lebih matang | The Arab Spring by Ahmad Sa...

Viral! Mahasiswa Indonesia Tiktokan di Mesir!

Di balik pernikahan Teh Euis dan Mas Fardan